Istikomah setelah bulan ramadan

*ISTIQOMAH SETELAH RAMADHAN*

===================

Tidak sedikit diantara kita yang mengeluhkan beratnya istiqomah dalam ketaatan setelah berlalunya Ramadhan. Di dalam Ramadhan, kita mudah untuk puasa, kita mudah untuk sholat malam, mudah untuk membaca alqur-an, mudah untuk sholat berjama'ah, dan lain sebagainya. Namun setelah Ramadhan itu pergi, seakan kita susah untuk melakukan ibadah.

💎 Untuk bisa istiqomah setelah Ramadhan, kami sampaikan beberapa point penting berikut ini :

1. *Memohon pertolongan kepada Allah*

Kita minta kepadaNya agar kita tetap bisa istiqomah. Karena kalau bukan karena pertolongan/taufiq dari Allah, mustahil kita bisa istiqomah.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepadaMu kami beribadah dan keladaMu kami memohon pertolongan [QS. Al-Fatihah : 5]

Apabila kita ingin rajin sholat berjama'ah di luar bulan Ramadhan, maka minta pertolongan kepada Allah, agar dimudahkan untuk bisa sholat berjama'ah. Apabila kita ingin rajin sholat malam, rajin baca al-qur'an di luar Ramadhan, maka mintalah pertolongan kepada Allah, agar kita diberi kemudahan.

2. *Berjihad melawan hawa nafsu*

Perlu diingat, bahwasannya hawa nafsu senantiasa mengajak kepada keburukan.

3. *Bersabar diatas ketaatan*

Kita mau rajin baca al-qur'an, kita butuh latihan, yang namanya latihan itu butuh kesabaran. Kita mau rajin tahajjud, rajin witir, maka perlu latihan dan kesabaran.

4. *Berteman/bersahabat dengan orang-orang yang istiqomah/komitmen untuk rajin beribadah dan menjauhi kemaksiatan*

5. *Pilihlah amalan-amalan sunnah yang mampu kita kerjakan secara istiqomah*

Karena amalan yang paling dicintai oleh Allah, adalah amalan yang sedikit tapi kontinyu. Misalnya,

- dalam sehari, kita mampu membaca alqur'an sebanyak 2 lembar (4 halaman), atau kita mampu baca setengah juz,maka itulah yang kita rutintan setiap hari.

- kita mampu puasa sunnah tiga hari setiap bulan hijiriah, maka itulah yang kita rutinkan.

- kita hanya mampu bersedekah 10 ribu, seminggu sekali, maka itulah yang kita rutinkan.

- kita mampu hadir di kajian rutin, hanya dua kali dalam sepekan, maka itu yang kita rutinkan.

6. *Tetap berusaha istiqomah, dan menjauhi sikap putus asa*

Misalnya, sekarang sudah tanggal tiga syawwal, pada tanggal 1 dan 2 syawwal, kita absen (nggak baca alqur'an) , maka jangan putus asa, hari ini, besok, lusa, dan seterusnya kita berusaha untuk membaca  alqur'an. Tiada hari tanpa membaca al-qur'an.

ا بعد رمضان / الاستقامة والثبات على
Semoga bermanfaat.

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Impoten tips sehat