Kisah nabi muhammad bagian 16

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 16

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد

*Mengikuti Paman*

_Hati Muhammad kecil merasa pengap dengan kehidupan di Mekah._

_Setiap hari, dilihatnya anak-anak fakir miskin seusianya bekerja bersama-sama dengan bertelanjang tanpa rasa malu._

_Muhammad juga melihat setiap malam pintu rumah orang-orang kaya tertutup rapat._

_Di dalam, mereka berpesta pora, menyaksikan para penari, dan bermabuk-mabukan sampai pagi sambil dijaga oleh para budak._

_Padahal, di tempat lain, ia melihat orang-orang berjuang mencari rezeki antara hidup dan mati._

_Muhammad sering sekali melintas di depan gubuk-gubuk reyot dan rumah-rumah kumuh._

_Pintu-pintu mereka juga tertutup rapat, tetapi di dalamnya tinggal orang-orang yang hidup menderita._

_Orang-orang itu jika tidak memiki bahan makanan, besok atau lusa terpaksa menggadaikan anak gadis, istri atau ibunya untuk dikumpulkan menjadi budak para saudagar demi melepaskan diri dari lilitan hutang._

_Di depan gubuk-gubuk itu, Muhammad melihat para pemuda berkumpul._

_Pikiran mereka dipenuhi impian tentang datangnya mukjizat yang akan mampu membebaskan Mekah dari kebiadaban._

_Para pemuda itu berkumpul mengelilingi seorang laki-laki yang bercerita tentang legenda-legenda indah orang-orang terdahulu yang berjuang melawan raja yang sewenang-wenang._

_Suatu saat, pada usia Muhammad 12 tahun, Abu Thalib berniat pergi berdagang ke Syam untuk mencari nafkah._

_" Ajaklah aku, Paman ! " pinta Muhammad_

_" Tetapi, perjalanan padang pasir begitu sulit dan jauh !_

_Aku tidak tega mengajak anak sekecilmu menempuh kesulitan sedemikian berat ! "_

_Saat itu, hanya Abu Thalib tempat Muhammad berlindung._

_Ia merasa amat kesepian jika harus menghadapi kehidupan Mekah seorang diri, tanpa ada paman di sampingnya._

_" Kepada siapakah Paman akan meninggalkan aku seorang diri apabila Paman pergi nanti ? " tanya Muhammad begitu mengiba._

_Abu Thalib sangat terharu,_

_" Demi Allah, aku pasti membawanya pergi. Ia tidak boleh berpisah denganku dan aku tidak boleh berpisah dengannya selama-lamanya."_

*Lihb Si Peramal*

_Orang-orang Quraisy sering mendatangi Lihb dengan membawa anak-anaknya untuk diramal._

_Suatu hari, Lihb melihat Muhammad._

_" Kemarilah, hai anak muda ! " serunya._

_Namun, Abu Thalib segera menyembunyikan Muhammad dan membawanya pergi hingga Lihb berteriak-teriak,_

_" Celakalah kalian, bawa ke sini anak muda yang aku lihat tadi !_

_Demi Allah, anak ini akan menjadi orang besar di kemudian hari ! "_

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد

*Jamuan Buhaira*

_Berangkatlah rombongan kafilah Quraisy menuju ke *Syam 1)*_

_Ketika tiba di Busra, mereka melewati rumah ibadah seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira._

_Ia adalah pendeta yang pandai._

_Di rumah ibadahnya, selalu ada pendeta dan umat Nasrani yang menuntut ilmu kepada Buhaira._

_Biasanya, Buhaira tidak pernah menggubris rombongan Quraisy yang setiap tahun melintas di tempat itu._

_Namun, kali ini ada yang berubah pada diri Buhaira._

_Ketika rombongan Quraisy, termasuk Abu Thalib dan Muhammad, singgah di dekat rumah ibadahnya, Buhaira memerintahkan para pembantunya untuk membuat masakan yang banyak._

_Buhaira berbuat begitu karena dari jendela rumah ibadahnya, ia melihat hal yang aneh pada rombongan Quraisy._

_Ada awan kecil yang bergerak pelan mengikuti ke mana pun kafilah pergi._

_Ada sesuatu atau seorang di dalam kafilah yang dilindungi awan itu dari terik matahari._

_Buhaira bergegas mendatangi kafilah yang tengah beristirahat di bawah pepohonan rindang dan berkata_

_" Hai orang-orang Quraisy, sungguh aku telah membuat makanan untuk kalian._

_Aku ingin kalian semua, anak kecil, orang dewasa, budak, dan orang merdeka, singgah di rumahku"_

_Salah seorang Quraisy bertanya,_

_"Demi Allah, hai Buhaira, alangkah istimewanya apa yang engkau perbuat kepada kami hari ini._

_Padahal, kami sering melewati tempat mu ini. Apa yang sebenarnya terjadi padamu ? "_

_"Engkau benar," jawab Buhaira,_

_" Dulu aku memang seperti yang engkau katakan._

_Namun, kalian, semuanya, adalah tamuku kali ini dan aku ingin menjamu kalian._

_Aku telah membuat makanan dan kalian semuanya harus ikut makan."_

_Dengan senang hati, rombongan Quraisy pun masuk ke rumah Buhaira untuk memenuhi undangannya._

_Hanya saja, Muhammad tidak ikut karena ia masih kecil. Ia ditugaskan menjaga perbekalan kafilah._

__________________
1) Negeri *Syam*

_Abu Thalib berangkat tahun 582 Masehi ke negeri Syam._
_Syam saat itu adalah sebuah negeri yang wilayahnya (sekarang) meliputi Syria, Yordania, dan Palestina._
_Syam berada di bawah pemerintahan Romawi Timur_

_Bersambung_

_*Wallahua'lam*_

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus