Kisah nabi muhammad bagian 4

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 4

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Harta Abdul Muthalib*

_Setelah tumbuh dewasa, Abdul Muthalib pun menjadi seorang pemuka Mekah sebagaimana Hasyim, bapaknya._

_Sementera itu, ketika Hasyim meninggal, hartanya dikuasai oleh Naufal, adiknya yang terkecil._

_Setelah  dewasa, Abdul Muthalib hendak meminta harta ayahnya, tetapi Naufal menolak._

_Abdul Muthalib pun meminta bantuan kerabat ibunya yang tinggal di Yatsrib._

_Orang-orang Yatsrib mengirimkan 80 pasukan berkuda._

_Naufal pun ketakutan dan menyerahkan harta Hasyim kepada Abdul Muthalib_

_Pada zaman pemerintahannya, Abdul Muthalib melakukan sebuah perbuatan yang akan dikenang orang sepanjang zaman._

*Sumber Air Mekah*

_Abdul Muthalib adalah pengurus air dan makanan bagi tamu-tamu yang datang ke Mekah._

_Setelah ratusan tahun Sumur Zamzam tertimbun, air harus didatangkan dari beberapa sumur yang terpencar-pencar di sekitar Mekah._

*MENGGALI SUMUR ZAMZAM*

_Saat itu, Sumur Zamzam telah terkubur dan dilupakan orang selama ratusan tahun._

_Namun, Abdul Muthalib tidak pernah lupa pada sejarah Mekah, bahwa dulu pernah ada mata air yang menghidupi Mekah, mata air yang memancar keluar oleh kaki Ismail._

_" Aku harus menemukannya ! " pikir Abdul Muthalib._

_" Aku harus menemukan kembali Sumur Zamzam yang telah dilupakan orang !_

_Apalagi aku bertugas menyediakan air dan makanan bagi penduduk Mekah "_

_Pikiran seperti itu tidak pernah hilang dari benaknya,_

_" Aku harus menemukannya !_

_Aku harus menemukannya ! "_

_Setelah itu, Abdul Muthalib mengambil tembilang (alat untuk menggali bertangkai panjang) dan memanggil putra satu-satunya,_

_" Harits, temani ayah mencari dan menggali kembali Sumur Zamzam ! "_

_Harits mengangguk._

_Kemudian, mereka mulai mencari di mana dulu letak Mata Air Zamzam berada._

_Setelah beberapa kali mencoba menggali di beberapa tempat, Sumur Zamzam tidak juga ditemukan._

_" Ayah, mungkin Sumur Zamzam memang telah hilang, " kata Harits._

_" Tidak Nak, Ayah yakin Sumur itu masih ada !_

_Kita harus menemukannya !_

_Orang-orang Mekah akan hidup lebih baik jika Sumur Zamzam ada di tengah kita ! "_

_Dengan gigih keduanya pun terus mencari sumur Zam-Zam._

_Orang-orang Quraisy, penduduk asli Mekah, melihat perbuatan mereka dengan heran._

_" Mengapa engkau masih terus menggali, Abdul Muthalib ?_

_Bukankah dulu nenek moyang kita, Mudzaz bin Amr pernah menggalinya, tapi tidak berhasil ? "_

_Abdul Muthalib menaruh tembilangnya dan duduk._

_Ya, ratusan tahun yang lalu Mudzaz bin Amr mertua Nabi Ismail عليه ااسلام pernah mencoba menggali Zamzam tapi tidak berhasil._

_Padahal, saat itu Mudzaz telah mempersembahkan sesaji berupa pedang dan pelana berpangkal emas agar Sumur Zamzam ditemukan._

_Bersambung_

_*Wallahua'lam*_

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus