Kisah nabi Muhammad bagian 101
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”
*KISAH RASULULLAH ﷺ*
Bagian 101
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد
_Rasulullah ﷺ menyadari bahaya dari keadaan ini._
_Yahudi Bani Nadhir berhasil memanfaatkan kekecewaan orang muslim pada perang Uhud dan mereka meraih banyak sekali keuntungan._
_Hampir setiap malam, rumah-rumah judi itu dipenuhi orang._
_Keadaan ini tidak saja akan membuat muslimin kehilangan banyak uang._
_Tetapi juga akan membuat hancur misi mereka untuk menjadi umat yang terbaik._
_Bisnis jelek orang Yahudi ini tidak saja akan membuat orang miskin, tetapi juga menghancurkan jiwa manusia._
_Maka Rasulullah ﷺ pun menyerukan bahwa judi dan khamer dilarang._
_Orang-orang Bani Nadhir segera mengajukan protes,_
_"Muhammad, kebijakan mu akan membuat kami bangkrut._
_Kalau memang demikian, Ijinkanlah kami berdagang dengan orang Quraisy agar produksi Khamer dan peternakan babi kami tidak gulung tikar !"_
_Akan tetapi Rasulullah ﷺ tidak menghiraukan protes itu._
_Beliau tidak peduli dengan hancurnya pabrik-pabrik khamer dan peternakan babi._
_Semua itu tidak ada artinya dibandingkan hancurnya jiwa para sahabatnya akibat judi dan mabuk-mabukan._
_Yahudi Bani Nadhir mengancam akan memutuskan perjanjian dan akan menjual senjata kepada orang-orang Quraisy,_
_Rasulullah ﷺ tetap pada pendiriannya._
_Kaum muslimin sejak itu diharamkan berjudi dan mabuk-mabukan._
_Apalagi masih sangat banyak masalah yang harus dihadapi._
_Lebih dari 70 keluarga Syuhada Uhud masih menangisi kepergian anggota keluarganya._
_Khamer adalah minuman yang diharamkan._
_Yang termasuk Khamer adalah minuman keras, minuman yang memabukkan, minuman yang membahayakan yang dibuat dari semacam buah-buahan dan lain-lain._
*Ummu Salamah*
_Untuk menghibur hati para sahabat dan keluarganya yang ditinggalkan para syuhada, Rasulullah ﷺ selalu menegaskan bahwa mereka memiliki masa depan gemilang._
_Mereka harus yakin bahwa kebenaran yang mereka perjuangkan akan menang._
_Kaum muslimin harus kembali giat bekerja._
_Benih-benih di ladang sudah menunggu untuk ditanam dan kemudian dituai._
_Kaum muslimin yang masih hidup semestinya menjadi pelipur lara._
_Anak-anak juga ada yang kehilangan ayah mereka._
_Maka dari itu Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan, agar para sahabatnya senantiasa menolong orang lain karena sesungguhnya orang yang bisa menolong nasib para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah atau seperti orang yang mengerjakan shalat pada malam hari dan shaum pada siang hari._
_Rasulullah ﷺ berhasil menemukan para sahabat yang bersedia menikahi para janda syuhada, tetapi ada juga janda yang dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak ingin menikah lagi._
_Janda itu adalah Hindun bin Umayyah istri almarhum Abu Salamah._
_Usianya baru 30 tahun, cerdas, anggun, dan bijaksana._
_Rasulullah ﷺ sudah berusaha agar Ummu Salamah, demikian ia dipanggil, mau menerima lamaran para sahabat terkemuka, baik dari Anshar maupun Muhajirin, bahkan Umar Bin Khattab dan Abu Bakar As Siddiq pun mengajukan lamaran._
_Namun semua itu ditolak oleh Ummu Salamah._
_Siapakah orang yang lebih baik dari Abu Salamah, demikian selalu yang ia katakan._
_Rasulullah ﷺ tahu bahwa sebetulnya Ummu Salamah dan anaknya sangat memerlukan perlindungan seorang laki-laki, hanya saja Ummu Salamah sulit melepaskan diri dari bayang-bayang Abu Salamah yang sangat dia cintai._
_Karena tidak ada jalan lain Rasulullah ﷺ pun mengajukan diri untuk menjadi suami Ummu Salamah._
_Awalnya Ummu Salamah menolak, alasannya dirinya sudah tua dan pencemburu, namun Rasulullah ﷺ mengatakan bahwa beliau bahkan sudah berusia dua kali lipat dari Ummu Salamah._
_Rasulullah ﷺ juga mendoakan agar Allah menghilangkan sifat pencemburu dari hati Ummu Salamah._
_Akhirnya Ummu Salamah pun bersedia menjadi istri Rasulullah ﷺ._
_Menjadi Ibu bagi seluruh kaum Mu'minin._
_Demikianlah dengan terjun memberi contoh akhirnya Rasulullah ﷺ membuat banyak janda miskin dan anak yatim tertolong dan terlindungi masa depannya._
*Ustman bin Affan Membeli Sumur*
_Di Mekah orang-orang Quraisy menggembar-gemborkan kemenangan mereka dalam Perang Uhud._
_Mereka menyuruh para penyair mengumandangkan kemenangan itu, sekaligus mengejek Rasulullah ﷺ dan kaum muslimin._
_Suasana kegembiraan mewarnai hampir seluruh rumah di Mekah, penyanyi dan penari terdengar di setiap halaman._
_Khamar dituangkan, hewan-hewan disembelih, dan orang-orang Arab dari berbagai penjuru diundang untuk merasakan kegembiraan itu._
_Uang yang sangat besar diberikan kepada penyair-penyair suku lain yang bersenandung mengejek Rasulullah ﷺ._
_Para penyair itu juga membakar semangat orang untuk mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghadapi kaum muslimin setahun yang akan datang._
_Semua ini bergema di seluruh pelosok Jazirah._
_Beberapa suku yang tadinya takut kepada kaum muslimin kini mulai berani mengangkat wajah._
_Getaran semangat ini juga dirasakan kaum Yahudi di Madinah._
_Oleh sebab itu timbullah keberanian mereka untuk meremehkan Rasulullah ﷺ, terutama di kalangan Yahudi Bani Nadhir._
_Sejak Rasulullah ﷺ melarang pengikutnya pergi ke rumah-rumah judi, kemarahan Bani Nadhir semakin memuncak._
_Puncaknya, salah seorang hartawan Bani nadhir telah melarang kaum muslimin mengambil air dari sumur yang dimilikinya._
_Kaum muslimin tersentak dengan perlakuan ini._
_Kini, harga segelas air lebih mahal dari sebotol khamer._
_Maka Rasulullah ﷺ menganjurkan para sahabatnya yang berharta untuk membeli sumur tersebut._
_Utsman bin Affan-lah yang pertama kali menyambut seruan ini._
_Namun orang Yahudi itu menolak menjual lebih dari setengah sumurnya._
_Usman menaikkan tawaran harga sebuah sumur itu tiga kali lipat harga sumur biasa._
_Begitu orang Yahudi itu mengizinkan, Utsman bin Affan segera menghibahkan separuh sumur ini kepada kaum muslimin._
_Semua orang boleh mengambil air untuk diri sendiri maupun ternak tanpa harus membayar._
_Rasulullah ﷺ amat bahagia dengan tindakan Utsman ini, sehingga beliau berucap,_
_"Sesudah ini tidak ada bahaya apa pun bagi Utsman untuk setiap hal yang dilakukannya."_
_Tindakan Utsman bin Affan merupakan buah dari rasa persaudaraan yang tulus._
_Persaudaraan seperti ini akan melahirkan muslim yang saling mengutamakan, saling menyayangi dan memaafkan saling membantu dan saling melengkapi antara yang satu dengan lainnya._
_Namun suku-suku yang membenci kaum muslimin pun mulai berulah dengan berbagai siasat kejam dan licik._
Bersambung
_*Wallahua'lam*_