Kisah nabi Muhammad bagian 96

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”

*KISAH RASULULLAH ﷺ*

Bagian 96

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد

*Syahidnya Hamzah*

_Di kemudian hari, ketika ia sudah memeluk Islam, Wahsyi menceritakan peristiwa Uhud dengan air mata duka dan penyesalan._

_"Setelah dijanjikan hadiah dan kebebasan, aku berangkat bersama pasukan Quraisy. Aku adalah orang Habasyah yang jika sudah melemparkan tombak dengan cara Habasiyah, jarang sekali meleset._

_Ketika terjadi pertempuran, kucari Hamzah dan kuincar, kulihat dia di tengah-tengah orang banyak itu, seperti seekor unta kelabu sedang membabati orang dengan pedangnya._

_Lalu tombak ku ayun-ayun kan, dan setelah merasa pasti sekali arah sasaran, baru kulemparkan tombak itu tepat mengenai bagian bawah perut Hamzah dan keluar di antara kedua kakinya._

_Kubiarkan tombak itu sampai dia mati._

_Sesudah itu ku hampiri dia dan ku ambil tombak ku itu, lalu aku kembali ke markas dan berdiam di sana sebab sudah tidak ada lagi tugas selain itu._

_Kubunuh dia hanya supaya aku dimerdekakan saja dari perbudakan._

_Sesudah pulang ke Mekah, aku memang dimerdekakan."_

_Hamzah bin Abdul Muththalib adalah pahlawan Arab yang terkenal dan paling berani._

_Pada Perang Uhud itu, ia yang menjelma menjadi singa Allah yang perkasa._

_Dibunuhnya Artha bin Abdul Syurahbil dan beberapa orang pemuka Quraisy lainnya._

_Setiap lawan di hadapannya dirobohkan dengan pedangnya dan setelah itu dihadapinya lawan yang lain._

_Pada akhir pertempuran dengan tergesa-gesa Hindun mendatangi jasad Hamzah._

_Wanita itu kemudian mengambil jantung Hamzah dan memakannya begitu saja, sambil menari-nari._

_Tubuh Hamzah ditemukan Rasulullah ﷺ dalam keadaan tercabik-cabik._

_Kaum muslimin bertempur dengan gagah, tapi tidak semuanya mendapatkan surga._

_Contohnya adalah Qusman._

_Ia adalah seorang munafik._

_Semula, Ia tidak berangkat perang, tetapi para wanita menghinanya._

_"Qusman tidak malu kau seperti perempuan saja, semua orang berangkat perang, sedang kau berdiam diri dalam rumah !"_

_Dengan berang Qusman mengambil panah dan pedang, lalu pergi bertempur. Ia bertempur dengan gagah dan berhasil membunuh banyak sekali lawan._

_Menjelang senja, setelah membunuh paling sedikitnya 7 orang musuh, ia pun membunuh dirinya._

_"Qusman, beruntung engkau mati syahid," ujar Abdul Khaidaq melihat Quzman sekarat._

_"Tidak, jawab Qusman sebelum mati,_

_"Saya bertempur bukan demi Islam tapi sekedar menjaga kehormatan saya dan untuk menjaga nama baik keluarga kami._

_Kalau tidak karena itu, saya tidak akan berperang."_

*Quraisy Terpukul*

_Kemenangan kaum muslimin dalam Perang Uhud pada pagi hari itu benar-benar di luar dugaan._

_Benar sekali bahwa kemenangan pada pagi itu disebabkan kepandaian Rasulullah ﷺ dalam mengatur pasukannya._

_Beliau yang menempatkan pasukan panah di bukit, hingga barisan berkuda musuh tertahan tidak bisa maju._

_Lebih tepat lagi jika dikatakan bahwa kemenangan pagi itu disebabkan keimanan yang sungguh-sungguh._

_Pasukan muslim begitu yakin bahwa mereka berada di pihak yang benar, sehingga walaupun dengan perlengkapan yang minim, mereka dapat mendesak pasukan musuh yang hampir 5 kali lipat lebih kuat._

_Inilah rahasia mukjizat kepahlawanan yang tidak bisa digunakan oleh kekuatan materi sebesar apa pun._

_Kesatuan-kesatuan Quraisy yang sudah kelabakan mulai mundur._

_Abu sufyan terpaksa mengumpulkan pasukannya di bagian tengah._

_Sayap kiri di bawah pimpinan Ikrimah sudah berlarian mundur._

_Hanya Khalid bin Walid dan pasukannya di sayap kanan yang masih menjaga diri di tempat yang agak jauh._

_Kelihatannya, Khalid masih menghindarkan diri dari bentrokan dan ia menunggu kesempatan baik untuk melancarkan serangan._

_Kenangan pahit akan kekalahan Badar tiba-tiba terlintas lagi di benak para prajurit Quraisy yang berlarian mundur._

_Pasukan muslim mendesak terus sampai ke jantung pertahanan musuh._

_Saat seorang pembawa bendera Quraisy jatuh bersimbah darah, orang lain segera menggantikannya._

_Namun, Ia juga segera ditebas jatuh._

_Orang ketiga tampil bertahan tetapi tidak lama kemudian Ia pun segera jatuh tak bernyawa._

_Hindun berteriak-teriak memberi semangat dan berusaha mencegah orang-orang yang mundur._

_Pasukan Quraisy sudah tidak ingat lagi, bahwa mereka dikerumuni para wanita._

_Sudah tidak peduli lagi melihat berhala-berhala yang mereka bawa agar memberikan restunya,  tetapi malah terjatuh dari atas unta._

_Pasukan Quraisy tidak lagi memusingkan kenyataan bahwa wanita-wanita mereka akan tertawan dan harta benda mereka yang jumlahnya melimpah itu akan dirampas musuh._

_Semua dihantui rasa takut, Mundur !_

_Mundur !_

_Selamatkan diri ke tempat aman._

_Hanya itu yang mereka pikirkan._

_Sayang sekali, Justru pada saat itulah pasukan muslim melakukan kesalahan fatal._

Bersambung

_*Wallahua'lam*_

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus