Ingat Jangan terlibat cinta di dunia sosial media karna keshalehan belum tentu nyata sahabat muslim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat Muslim kali ini saya akan  memberikan tema  yang lebih menarik cermati pahami baca sampai habis biar tidak salah paham semoga apa yang saya jelaskan ini berguna bermanfaat serta menambah ilmu dan wawasan buat sahabat muslim semuanya oke langsung saja kita mulai jangan lupa perhatikan cermati kata demi kata sampai akhir lo ya!





Sebelumnya kami hanya membaca nasihat seperti ini di dunia maya, akan tetapi setelah mendengar dan melihat langsung, dan kasusnya tidak hanya satu.

Umumnya dilakukan oleh yang kurang imannya
Mungkin awalnya tidak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan hubungan yang tidak halal, padahal mereka sudah mengetahui ilmunya. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, oknum wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat, akan tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail, WA, BDM, inbox facebook, telepon, dan SMS. Begitu juga dengan oknum laki-laki dengan nama Islami dan kunyah, ditambah dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap dan wara’-nya tidak menunjukkan demikian, genit di dunia maya.
Hubungan laki-laki dengan wanita yang berujung cinta adalah kebahagian hati terbesar bagi manusia terutama pemuda, lebih-lebih bagi mereka yang belum pernah mecicipi sama sekali. Ketika bisa merasakan pertama kali sebagaimana berbuka puasa, sangat nikmat dan bahagia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه

“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak”
(HR. Muslim, no.1151)

Mereka yang sudah paham tentu tidak leluasa melakukannya di dunia nyata, baik karena tidak ada kesempatan ataupun malu jika ketahuan, akan tetapi kedua hal ini hilang ketika berkecimpung di dunia maya. Mulai dari cara halus dengan menyindir dan tersirat ke arah cinta tak halal sampai dengan cara terang-terangan. Ketika mereka merasakan nikmat perasaan cinta yang berbunga-bungan maka lemahnya iman tidak bisa membendung sebagaimana berbuka puasa, sehingga terjalinlah cinta yang tidak diperkenankan syariat.

Terkesan shalih dan shalihah di dunia maya
Jangan langsung terburu-buru menilai seseorang alim atau shalih hanya karena melihat aktifitasnya di dunia maya. Sering meng-updatestatus-status agama, menaut link-link agama dan terlihat sangat peduli dengan dakwah. Hal ini belum tentu dan tidak menjadi tolak ukur keshalihan seseorang dan apa yang ada di dunia maya adalah teori, bukan praktek langsung. Bisa jadi sesorang sering menulis status agama, menaut link syar’i tetapi malah mereka tidak melaksanakannya dan melanggarnya, apalagi ada beberapa orang yang bisa menjaga image alim di dunia maya, pandai merangkai kata, pandai menjaga diri dan pandai memilih kata-kata yang bisa memukau banyak orang
Tolak ukur kita bisa menilai keshalihan seseorang secara dzahir adalah takwa dan aklaknya yang terkadang langsung bisa kita nilai dan melihatnya di dunia nyata, bukan menilai semata-mata bagaimana teorinya saja di dunia maya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Iringilahkejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik.”
(HR. Tirmidzi no. 1987 dan Ahmad 5/153. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Syaikh  Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy rahimahullahu menjelaskan hadist ini,

فمن اتقى الله و حقق تقواه, و خالق الناس غلى اختلاف طبقاتهم بالخلق الحسن
: فقد جاز لخير كله, لآنه قام بجق الله و حقوق الغباد,
ولآنه كان من المحسنين في عبادة الله, المحسنين إلى عباد الله
“Barangsiapa bertakwa kepada Alloh, merealisasikan ketakwaannya dan berakhlak kepada manusia -sesuai dengan perbedaan tingkatan mereka- dengan akhlak yang baik, maka ia medapatkan kebaikan seluruhnya, karena ia menunaikan hak hak Allah dan Hamba-Nya.
[Bahjatu Qulubil Abror hal 62, cetakan pertama, Darul Kutubil ‘ilmiyah]

Tidak amanah ilmiyah
Ada juga yang ingin nampak alim dan berilmu di dunia maya dengan niat yang tidak ikhlas (Alhamdulillah ini cukup sedikit]) Selain cara-cara di atas seperti update status agama setiap jam, menaut link beberapa kali sehari, membuat note/postingan setiap hari (waktunya sangat terbuang di dunia maya). Ada cara lainnya yaitu tidak melakukan amanat ilmiyah misalnya :

-Membuat note hampir tiap hari dengan copas dari tulisan orang lain tetapi tidak mencantumkan sumber sehingga orang menyangka dia yang menulisnya

-Membuat note dengan copas dari tulisan lainnya, kemudian mengubah-ubah sedkit atau menambah komentar sedikit kemudian menisbatkan tulisan pada dirinya.

Dan masih banyak contoh yang lainnya, silahkan baca Menunaikan Amanah Ilmiyah dan Jujur Dalam Tulisan
Tidak heran ada yang mengaku pernah bertemu dengan seseorang yang di dunia maya terkesan sangat alim dan berilmu. Namun tatkala bertemu di dunia nyata, ternyata ia jauh dari apa yang ia sandiwarakan di dunia maya. Jauh dari ilmu, akhlak dan takwa.

Perlu husnudzan juga
Kita perlu mengedapankan husnudzon juga, karena ada mereka yang memang kerjanya berhubungan dengan dunia internet seperti ahli IT dan berdagang via internet. Jadi mereka sangat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdakwah mengingat sekarang dunia maya sangat digandrungi oleh masyarakat dunia. Sebaiknya kita jangan berburuk sangka kepada mereka dengan mengira sok alim, sok update status bahasa arab, sok serba syar’i dan sok suci.

Allah Ta’alaberfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa.
(QS al-Hujuraat: 12)

Kita juga perlu melihat panutan para ulama dan ustadz, mereka lebih sibuk dan lebih memprioritaskan dengan ilmu dan dakwah di dunia nyata, karena kita hidup di dunia nyata. Ilmu dan dakwah di dunia maya adalah prioritas kemudian setelah ilmu dan dakwah di dunia nyata.

Terperdaya dengan cinta dunia maya
Mereka yang tidak kuat imannya, terperdaya sekaligus dengan hubungan tak halal yang mereka lakukan, mereka sudah terperangkap cinta. maka semakin lengkap sudah, mereka melihatnya sebagai sebuah keindahan tiada tara sampai-sampai menutup beberapa kekurangan yang harusnya menjadi pertimbangan paling terdepan yaitu agama dan ahklak.

Keindahan bisa membuat jatuh cinta…
Dan cinta bisa membuat segalanya menjadi indah…

Seorang penyair berkata,

هويتك إذ عينى عليها غشاوة … فلما انجلت قطعت نفسي ألومها
“Kecintaanku kepadamu menutup mataku
Namun ketika terlepas cintaku, semua aibmu menampakkan diri”
[[Al-Jawabul Kaafi 214, Darul Ma’rifah, cetakan pertama, Asy-Syamilah]

Inilah salah satu yang dikhawatirkan, karena cinta sudah menancap tidak peduli lagi, padahal kenal hanya di dunia maya, kemudian memutuskan untuk ketemu, ta’aruf ala kadar dan menikah. untuk mengetahui bagaimana kehidupan dunianya saja sulit, bagaimana wajah aslinya (walaupun tukar foto, maka foto sekarang bisa berbalik 180 derajat dengan aslinya), bagaimana masa depannya dan bagaimana tanggung jawabnya, apalagi untuk mengetahui agama dan akhlaknya yang menjadi prioritas utama, walaupun terkesan shalih tetapi sekali lagi itu hanya di dunia maya, belum tentu.

Wanita korban utama
Jelas wanita yang lebih menjadi korban, karena wanita umumnya memiliki hati yang lemah, lemah dengan pujian, lemah dengan perhatian, lemah dengan kata-kata puitis. Bisa kita lihat di berita-berita bagaiaman wanita tidak sedikit yang menjadi korban, baik korban kejahatan, pelecehan seksual sampai pemerkosaan oleh teman yang ia kenal di dunia maya.

Begitu juga dengan wanita penuntut ilmu agama, mengingat pentingnya agama dan akhlak suami, sampai-sampai ada yang berkata, “agama istri mengikuti suaminya, jika ada wanita yang multazimah menikah dengan laki-laki yahudi, maka ia akan terpengaruh”. Jika wanita tersebut terjerumus dengan cinta di dunia maya dan sudah tertancap cinta dan sudah tertutup kekurangan laki-laki tersebut dengan cinta buta.

Sebagaimana kisah nyata yang kami dapatkan, mereka berdua kenal di dunia maya, kemudian sang laki-laki dari kota yang jauh menyebrang dua pulau datang untuk bertemu ke kota wanita tersebut. Maka sang wanita yang sudah terperangkap cinta, langsung “klepek-klepek” dengan sedikit pengorbanan laki-laki tersebut dan langsung ingin menikah. Padahal laki-laki tersebut, wajahnya kurang, porsi tubuh juga kurang, ilmu agama juga belum jelas, dan masa depan juga masih belum jelas  dan belum mempunyai pekerjaan yang jelas sehingga bisa menopang materi rumah tangga dengan cukup.
(Semoga mereka berdua bertaubat dan selalu berada dalam penjagaan Allah, Aamiin)

Jangan memulai sesuatu yang suci dengan kemurkaan Allah
Pernikahan dan membangun rumah tangga adalah sesuatu yang suci dan anjuran syariat. Dari pernikahan berawal segala sesuatu dan mengubah kehidupan seseorang dengan perubahan yang besar. Kemudian dari pernikahan lahirnya manusia, lahirlah masyarakat dan lahir berbagai perihal kehidupan. Janganlah kita memulainya dengan kemurkaan dan ketidakridhaan dari Allah. Jangan kita mulai dengan hubungan yang tidak halal. Karena ia adalah dasar dan pondasinya.

Hendaklah yakin dengan janji Allah dan bersabar dengan ta’aruf yang syar’i, perbaiki diri dan tingkatkan kualitas ilmu, iman, akhlak dan takwa maka kita akan mendapat pasangan yang baik.

Allah Ta’ala berfirman,

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.”
(QS. An Nur: 26)

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam
.


7 SEBAB PACARAN HARAM!

1. Bukan Ajaran Islam (Bid'ah)
"Setiap bid'ah adalah kesesatan."(HR. Tirmidzi). (Lihat juga perkataan Imam Malik, Al-I’tishom, 1/49, dinukil dari ‘Ilmu Usul Bida’, 20)
2. Sebab, akibat dan pendorong manusia berZina
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sungguh (zina) itu suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk."(QS. Al-Isra': 32) Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Allah melarang hamba-Nya dari perbuatan zina dan larangan mendekatinya, yaitu mendekati sebab-sebab dan pendorongnya." (Tafsir Ibnu Katsir, 5/55) Adapun sebab, pendorong, salah satunya 'Pacaran'
3. Menyebabkan Lelaki dan wanita bukan mahram bersentuhan
"Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum dari besi adalah lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal (bukan mahram) baginya."(HR. Ath-Thabarani)
4. Menyebabkan Seorang Lelaki dan wanita bukan mahram Berduaan
"Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan wanita kecuali yg ketiganya adalah setan."(HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)
5. Menyebabkan seorang lelaki dan wanita bukan mahram Jalan bersama
"Dan janganlah kamu berpergian kecuali bersama mahramnya"(HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
6. Menyebabkan seorang lelaki dan wanita bertemu
"Waspadalah kalian (dari perbuatan) menemui perempuan (tanpa mahram). Ada yg bertanya; Wahai Rasulullah, Bagaimana dengan al-hamwu (ipar dan kerabat suami lainnya)? Rasulullah bersabda "al-hamwu adalah kebinasaan."(HR. Bukhari dan Muslim)
7. Menyebabkan seorang lelaki dan wanita saling memandang
"Aku bertanya kepada Rasulullah mengenai pandangan yg tidak sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku."(HR. Muslim)
Lalu bagaimana dengan LDR?
Hukumnya sama saja, bukan dari ajaran islam. Pacaran LDR;
1. Video Call, Allah melarang memandang yg bukan mahram (QS. An-Nur: 30-31)
2. Rindu, rindu itu fitrah karna manusia punya perasaan, tapi jika rindu pada yg bukan mahram itu bagian dari zina hati
3. Chat, ingatlah setiap yg anda lakukan akan diminta pertanggung jwaban (QS. An-Nur: 24)🙏

Agus pijat contact person 0822 3096 2348 alamat: dusun Krajan RT 14 RW 04 desa jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang Jawa timur lokasi Google maps ketik: Agus pijat jatiguwi﴾﴾﴾ *Menikah, Bukan Hanya Sekedar Cinta* ﴿﴿﴿

🔴1. Pernikahan itu bukan sekedar mengenai cinta tapi yang utama adalah komitmen

🔴2. Betapa banyak pernikahan yang rusak karena yang diperbarui hanyalah cinta bukan komitmen

🔴3. Pernikahan akan makin berkah jika komitmen makin menguat meski cinta menurun bahkan lenyap

🔴4. Cinta itu wilayah rasa. Sementara komitmen wilayah logika. Rasa boleh berkurang namun logika harus selalu menguat dalam pernikahan

🔴5. Logika memahami bahwa pernikahan adalah taqdir. Dan menjalaninya
dengan syukur dan sabar adalah ibadah

🔴6. Komitmen kita dalam pernikahan diukur sejauh mana komitmen kita dengan Allah ﷻ. Sebab akad nikah dan syahadah sama-sama dikenal sebagai 'ikatan yg kokoh'

🔴7. Allah ﷻ pengikat jiwa antar pasutri. Sehingga rayuan mesra kepada istri pun tak bisa menjaga keutuhan pernikahan jika hubungan kepada Allah ﷻ tak dipelihara

🔴8. Penyelesaian utama pada saat konflik pernikahan adalah penyelesaian komitmen bukan cinta. Sebab cinta tak bisa dipaksakan. Tapi komitmen bisa dikuatkan

🔴9. Perbaikan komitmen pernikahan yakni menyadari bahwa akad nikah adalah janji kepada Allah ﷻ untuk memuliakan istri dan anak. Dan kelak akan ditagih.

🔴10. Penguatan komitmen pernikahan dimulai dari penguatan syahadah dengan ibadah kepada pemilik hati yakni Allah ﷻ

🔴11. Sebab pernikahan bukan sekedar pelampiasan cinta dan syahwat. Tapi implementasi dari syahadah yakni ibadah

🔴12. Pernikahan yg tak ada aktivitas ibadah di dalamnya, lebih tepat disebut perkawinan. Kambing, kerbau dan sejenisnya juga bisa melakukannya

🔴13. Itulah kenapa jika sekedar untuk 'kawin' maka pernikahan tidak butuh komitmen tapi obat kuat dan minuman suplemen

🔴14. Dalam pernikahan yang tidak didasari komitmen namun mengagungkan cinta maka tampilan fisik itu paling utama

🔴15. Wajar, Rasulullah ﷺ menjadikan faktor agama sebagai yang utama dalam
merencanakan pernikahan. Sebab hanya orang-orang beragama yang siap berkomitmen

🔴16. Maka saat konflik rumah tangga melanda, tak perlu cari seribu satu cara untuk tumbuhkan cinta. Fokuslah kepada penguatan aqidah sebagai fondasi pembaruan komitmen

🔴17. Cinta akan terajak dan makin tumbuh tatkala komitmen makin menguat. Sebab cinta adalah makhluk Allah ﷻ yang hadir atas perintah dariNya

🔴18. Jika ‘terpaksa’ berpisah adalah konsekuensi dari aqidah. Bukan karena cinta yang pupus sudah. Sebab takkan berkumpul dalam sebuah rumah antara ahlul ibadah dan ahlul ma’siyah

🔴19. Semoga rumah tangga kita senantiasa diikat karena Allah ﷻ bukan atas paras tampan atau cantik dan sebab kemewahan dunia.

#صحابة_طعة
#موعدا
➖➖➖➖➖➖

۝Allahu A'lam

📖سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

🔹۩۞۞۞۝🕌📚🕌۝۞۞۞۩🔹
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Http://aguspijad.blogspot.com

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus