Kutipan
"Segagah apapun diri, bukanlah pahlawan jika nafsu tak dapat dilawan.
Setinggi apapun derajat, bukanlah mulia jika tak ada iman di dada.
Setinggi langitpun ilmu, bukanlah bijaksana jika tak diamal dan diguna.
Sealim apapun akhlak, bukanlah ulama jika takabur dan riya,apalah guna ibadah kita jika mulut kita masih menyakiti hati,batin,perasaan orang lain,buat apa kita memegahkan diri dihadapan orang lain dengan harta benda,kedudukan,ketampanan,kecantikan,kepandaian,apa bila diri kita tidak dapat mengendalikan nafsu ankara murka pada diri sendiri.Tapi pepatah mengatakan,lebih mudah unta masuk lubang surga daripada anak manusia,bila hati,batin,pikiran,ucapanya tidak menyenangkan hati orang lain,seharusnya kita bercermin pada air seninya sendiri siapakah dirinya,masih adakah kekurangan pada dirinya,semut diseberang lautan tampak jelas kelihatan dipelupuk mata,namun gajah,gunung,dan balok yang sangat amat besar tidak nampak dimatanya,padahal kesemuanya ada dipelupuk matanya tak nampak sekali dimatanya?