Hidub sederhana kutipan muslim
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
*MUSLIM HIDUP SEDERHANA*
وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ
_Dan jikalau Allah melapangkan rizki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi_
_Tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran._
_Sesungguhnya Dia Maha mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha melihat._
[asy-Syûra/42:27].
‘Ali bin Tsâbit rahimahullah berkata :
اْلعَقْــــــلُ آفَـتُهُ الْإِعْجَابُ وَالْغَضَــبُ وَالْمَالُ آفَـتُهُ التَّــبْذِيْرُ وَالنَّــهْبُ
التمهيد لابن عبد البر 7 / 250
_Kelemahan akal itu bangga diri dan emosi_
_Dan penyakit harta itu pemborosan dan perampokan._
_Dalam sistem kapitalis, kebahagiaan diukur dengan materi._
_Hidup masa kini tidak sah tanpa berbagai atribut kemewahan._
_Banyak yang selalu merasa tidak cukup, meski sudah hidup layak._
_Hidup sederhana menjadi barang langka._
_Saking tidak bisanya hidup sederhana, ada orang yang sedang dihukum pun nekad membawa kemewahan ke dalam penjara._
_Kalau pun ada (banyak) orang yang hidup sederhana, itu karena terpaksa hidup seadanya akibat terjepit nasib dan pemiskinan_
_Perilaku hura-hura dan konsumtif sudah menjadi budaya_
_Keinginan hidup mewah bukan hanya di kalangan berada, tetapi juga di kalangan golongan kurang mampu_
_Kemewahan bukan lagi sekedar pamer materi, tetapi memanipulasi suatu keinginan sehingga menjadi keharusan demi kepuasan_
_Akibatnya, tindak korupsi dan kriminalitas merajalela_
_Keadaan ini sudah demikian parah dan membahayakan_
_Agar tercipta mentalitas yang baik berhubungan dengan gaya hidup itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan manusia agar dalam pemenuhan kebutuhannya dilakoni secara bersahaja, tengah-tengah, dan tidak boros dalam pengeluaran._
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
_Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan._
_Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan_
[al-A’râf/7:31].
وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
_Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan_ .
[al-An’am/6:141).
_Untuk itu, kita harus mulai dari sekarang gerakan hidup sederhana_
_Perilaku hidup sederhana bertentangan dengan pola hidup konsumerisme, yang memandang kebahagiaan individu hanya dapat dicapai dengan mengkonsumsi, membeli dan memiliki apapun yang diinginkan meskipun melebihi batas kebutuhan_
_Islam mengajarkan agar kita membelanjakan harta tidak secara berlebih-lebihan dan tidak pula kikir_
Allah SWT berfirman:
وَالَّذِيْنَ اِذَاۤ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا
" _Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar_ "
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 67)
_Orang yang mencapai kejayaannya ialah orang yang bertindak di atas prinsip Islam dan hidup secara sederhana_
(HR. Ahmad Tirmidzi, Ibnu Majah).
_Selama hidupnya Nabi penuh kesederhanaan, baik dalam sikap perilakunya maupun apa yang dimilikinya : sandang, pangan, papan dan segala kebutuhan pokok._
_Termasuk dalam membelanjakan uang negara._
_Keempat khalifah setelah beliau tetap mempertahankan hidup yang sederhana._
_*Nabi hidup sederhana bukan karena miskin*._
_Nabi sebagai seorang kepala negara bisa hidup mewah, kalau mau._
_Faktanya Nabi saw sanggup memberikan kambing sebanyak 1 bukit kepada seorang kepala suku yang baru masuk Islam, Malik bin Auf._
_Dengan kesederhanaan keluarga Nabi, beliau bisa mengoptimalkan hartanya untuk kesejahteraan rakyatnya, kepentingan dakwah dan jihad fi sabilillah._
_Nabi menolak tempat tidur yang empuk._
_Bantal Nabi terbuat dari kumpulan sabut kelapa._
_Tikar yang beliau gunakan untuk tidur meninggalkan bekas dipunggungnya._
_Saat meninggal dunia, beliau dalam keadaan berbaring ditempat tidur dengan menggunakan selimut kasar dan pakaian yang sangat sederhana._
Rasulullah saw bersabda:
“ _Makanlah dan minumlah, berpakaian, dan bersedekahlah, tanpa berlebihan dan tidak sombong_ ”
(HR. Ahmad).
_Nabi makan hanya beberapa suap saja, asal cukup untuk menegakkan tulang rusuknya._
_Para sahabat Rasulullah saw pada suatu hari menyebut-nyebutkan di sisi beliau itu tentang hal dunia -yakni perihal kesenangan, kekayaan dan lain-lain._
_Kemudian Rasulullah saw bersabda:_
“ _Tidakkah engkau semua mendengar, tidakkah engkau semua mendengar bahwa badzadzah (keadaan yang serba kusut dan meninggalkan pakaian yang indah-indah) itu termasuk keimanan, bahwa badzadzah itu termasuk keimanan._
” _Yakni taqahhul (orang yang kering kulitnya karena keadaan hidupnya yang serba kasar dan meninggalkan kemewahan dalam segala hal_
(HR Abu Dawud).
_Rasulullah saw diberi hadiah sejenis pakaian luar dari sutera._
_Beliau memakainya untuk mendirikan salat._
_Ketika selesai salat, beliau segera menanggalkannya dengan keras seperti tidak menyukainya, kemudian bersabda :_
“ _Tidak pantas pakaian ini untuk orang-orang yang bertakwa_”
( HR Muslim).
Rasulullah saw bersabda:
“ _*Barang siapa mengenakan pakaian sutera di dunia, maka ia tidak akan memakainya di akhirat*_ ”
(HR Muslim).
Dari Qatadah ia berkata :
Kami bertanya kepada Anas bin Malik :
“ _Pakaian apakah yang paling disukai dan dikagumi Rasulullah saw ? _ ”
Anas bin Malik ra menjawab :
“ _Kain hibarah (pakaian bercorak terbuat dari kain katun)_ ”. (HR Muslim).
Ibn Sina pernah berkata
“ _*Berkah dan Hikmah dari Allah tidak akan masuk ke dalam perut yang sudah penuh dengan makanan.*_
_*Barang siapa sedikit makan dan minumnya, maka akan sedikit pula tidurnnya.*_
_*Barang siapa sedikit tidurnya, maka akan terlihat jelas dan nyata berkah pada umur dan waktunya.*_ ”
_Hikmah Hidup Sederhana menjadikan kehidupan kita menjadi tenang dan harmonis, sebab berbelanja sesuai kemampuan._
_Orang yang sederhana, hidupnya tidak diburu oleh nafsu yang membinasakan, pikiran selalu kurang, dan berbagai ambisi yang membuat jiwa semakin kering._
_Hidup sederhana Menghindarkan sikap hidup boros dan berlebih-lebihan, yang berakibat menimbulkan penyesalan, kerugian, lilitan hutang, harta terbuang-buang percuma dan tersalurkan kepada sesuatu yang tidak semestinya._
_Kemewahan membuat seseorang hanya sibuk memikirkan diri sendiri, dan selalu merasa kurang_
_Hidup sederhana, membuat kita memiliki kelebihan harta untuk membantu fakir miskin (baik zakat, infak, sodaqoh dan hibah)_
_Kesederhanaan bisa menimbulkan empati dan merekatkan semua kelompok dalam masyarakat._
_Orang kaya yang sederhana, mudah membangun relasi dengan orang miskin._
_Pemimpin yang sederhana bisa berinteraksi dengan rakyatnya tanpa ada jurang pemisah, dan dicintai rakyatnya._
_Orang yang hidup sederhana, ketika kekurangan tidak menghalalkan segala cara untuk memperoleh harta agar dihormati._
_Ketika mempunyai harta lebih, tidak tergoda untuk bermewah-mewahan, menumpuk harta, dan memanjakan diri dengan segala fasilitas serba lux._
_Untuk bisa hidup Sederhana perlu ditanamkan bahwa nilai kebahagiaan hidup adalah menggapai ridho Alloh, dengan memperbanyak ketaatan kepada Alloh SWT_
_Sumber kebahagiaan bukan materi._
_Bangun sikap qona’ah, yaitu merasa rela menerima segala pemberianNya dan selalu merasa cukup dengan apa yang ada._
_Berbelanja barang yang dibutuhkan dan berdasarkan fungsinya._
_Bukan berdasarkan nafsu dan gengsi, serta tidak berlebihan, sehingga tidak habis waktu untuk merawat harta yang kita miliki._
_Waktu yang ada bisa lebih banyak digunakan untuk beribadah._
_Meningkatkan iman dan memperbanyak amal sholih dengan niat ikhlas karena Alloh semata._
_Sehingga visi dan misi hidup semakin jelas._
_Meninggalkan gaya hidup egoistis yang sempit, sehingga kita selalu berusaha memberi manfaat sebanyak-banyaknya kepada sesama manusia._
_Hidup kita akan terasa panjang, indah, dan selalu penuh nilai._
_Memperbanyak sedekah sebagai tanda syukur terhadap nikmat yang ada, dan sabar jika diberi kesempitan._
_Peduli terhadap penderitaan orang lain. Mengutamakan kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan daripada dirinya sendiri._
_Hidup sederhana harus ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga, agar perilaku dan pola pikir hidup sederhana betul-betul menjadi jalan hidup bagi seluruh anggota keluarga muslim._
Imam Ghozali :
“ _Tidak boleh orangtua membiasakan anaknya hidup enak bergelimangan harta, memakai perhiasan dan alat-alat yang serba lux_
_Jika anak dibiasakan sejak dini dengan gaya hidup mewah, maka ia akan menghabiskan umurnya dalam kehidupan yang serba mewah itu._
_Akibatnya, ia akan jatuh ke dalam jurang kehancuran selama-lamanya_ ”.
_Wallahua'lam_
Http://aguspijad.blogspot.com