Rezeki barakah

بسم الله الرحمن الرحيم

" Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang "

*REZEKI BERKAH*

_Dalam konsep mencari rezeki kadang kita melupakan harta yang kita cari dan usahakan apakah mempunyai keberkahan atau tidak._  

_Bahkan banyak diantara umat muslim yang tidak memperdulikan apakah harta yang didapat berasal dari harta halal atau haram_

_Hal ini lantaran kita tidak memahami konsep keberkahan rezeki._

_Arti barokah bukan saja banyaknya harta yang didapat_

_*Barokah adalah rezeki yang mendatangkan manfaat yang dapat membuat bertambahnya ketaatan kita kepada Allah SWT dengan segala keadaan yang ada, baik berlimpah atau sebaliknya.*_

_*Tolok ukur rezeki itu adalah kebermanfaatannya, bukan jumlahnya.*_

_Harta berlimpah dan uang banyak yang dihasilkan dari hasil kerja bertahun-tahun ditumpuk sedemikian rupa, digunakan untuk hal-hal maksiat dan kepentingan dunia semata itu bukan rezeki yang berkah._

_Ada juga usaha yang kita kerjakan selama bertahun-tahun belum tentu menjadi rezeki kita, bisa saja rezeki anak cucu kita._

_Bisa saja kita yang mengusahakannya tapi anak cucu kitalah yang mendapat rezeki tersebut karena kita telah meninggal._

_Ada juga yang tidak kelihatan punya harta banyak_

_Kalau dikalkulasi dengan hitungan matematika, rezekinya malah tekor karena kebanyakan sedekah dan beramal_

_Namun hidupnya kelihatan lapang, bahagia dan jauh dari kesusahan._

_*Karenanya janganlah Terlalu Bergembira  jika kita dikaruniai rezeki banyak*_

_*Atau bersedih karena merasa rezekinya Terbatas*_

_*karena yang terpenting bukan jumlahnya tapi keberkahannya.*_

_Ada orang yang giat berusaha namun tidak mendapatkan rezekinya,_

_Namun ada orang yang berusaha tidak terlalu keras namun rezeki malah mendekatinya._

_*Karena rezeki itu misteri Allah.*_

_Kita tidak tahu apakah hari ini kita berjalan keluar akan mendapatkan rezeki yang banyak_

_Atau malah pulang dengan tangan kosong, syukur-syukur jika tidak ditimpa kemalangan._

_*Apakah rezeki yang berkah itu ?*_

_Di dalam rezeki ada unsur *kebertambahan dan kemanfaatan* , itulah yang dimaksud dengan keberkahan._

_Secara ilmu bahasa, al barakah berarti berkembang, bertambah dan membahagiakan_

_Imam An Nawawi menyatakan bahwa *makna keberkahan itu adalah kebaikan yang banyak dan abadi*_

_Jadi *salah satu tanda rezeki yang berkah* adalah_

_*Rezeki yang Berkembang secara terus menerus.*_

_Rezeki yang tadinya cuma 1 berkembang menjadi 2 menjadi 4, 8 dan seterusnya._

_Seperti halnya rezeki yang diperoleh saat menikah,_

" _Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu_ "

(Q.S. Al Isra : 31).

_Itulah sebabnya *mengapa perkawinan melipatgandakan rezeki* , karena Allah menitipkan rezeki anak istri di tangan kepala keluarga (suami / bapak)._

_Seperti halnya rezeki yang diperoleh melalui perniagaan_

_Yaitu memberikan keuntungan terus menerus_

_Ternak yang dipelihara terus menerus beranak pinak_

_Lahan yang diusahan tak henti-hentinya memberikan hasil panen yang banyak dan sebagainya._

_Rezeki ini berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang._

_*Bertambah-tambah.*_

_Rezeki yang tadinya cuma seadanya menjadi cukup dan berlebih._

_*Tak pernah merasa kekurangan* karena rezekinya selalu cukup bagi dirinya, cukup untuk menopang hidupnya dan cukup untuk dibagi dengan orang yang lain._

_Inilah *rezeki yang dimiliki oleh orang yang selalu bersyukur.*_

_*Memberikan kebahagiaan.*_

_Rezeki yang diperoleh membantu kita *meningkatkan kualitas hidup* yang lebih baik serta membuat kita menjadi *manusia yang lebih baik.*_

_*Rezeki yang menjaga kita tetap sehat, tetap bugar, tetap bisa beribadah dan bekerja dengan baik.*_

_*Memberikan kemanfaatan yang tak putus.*_

_*Rezeki yang kita peroleh memberi manfaat bagi kita dan keluarga serta orang lain secara terus menerus.*_

_*Kemanapun kita berada ada orang yang merasakan manfaat keberadaan kita.*_

_Bahkan setelah meninggal pun kita tetap memberi manfaat melalui amal jariyah dan amal yang dilakukan oleh anak cucu kita._

_*Kebaikan yang banyak dan abadi.*_

_Keberkahan rezeki *dapat dilihat dengan banyaknya kebaikan* yang dilakukannya._

_Rezeki yang diperolehnya menginspirasinya untuk *berbuat lebih banyak kebaikan*_

_Seperti berbakti pada orang tua, menyayangi isteri dan keluarganya, bersedekah secara rutin, kerja ibadah dan sebagainya._

_*Berbuat kebaikan sudah menjadi gaya hidupnya.*_

_*Itulah tanda-tanda rezeki yang berkah.*_

_*Apakah rezeki kita termasuk rezeki yang berkah ?*_

_*Berkacalah jika kita belum merasakan tanda-tanda kemanfaatan rezeki kita ?*_

_*Adakah yang salah yang membuat rezeki kita tidak berkah ?*_

_*Namun demikian rejeki berkah juga tidak selalu Dipenuhi dengan Kenikmatan dan Berkelimpahan ...*_

_*Hidup yang barokah bukan hanya sehat saja*_

_*Tapi kadang sakit itu justru barokah*_

_Sebagaimana Nabi Ayyub AS sakitnya malah semakin menambah taatnya kepada  Allah SWT_

_Banyak orang yang selalu diberi kesehatan badan tapi hanya digunakan untuk hal yang sia- sia atau tidak bermanfaat dalam agama, bukankah kesehatannya sia-sia belaka_

_*Barokah itu tak selalu panjang umur*_

_Ada yang umurnya pendek tapi dahsyat ketaatannya seperti layaknya Musab ibn Umair_

_Banyak orang yang selalu diberi umur panjang tapi hidupnya hanya dihabiskan dengan hal maksiat, bukankah hal tersebut sia-sia dengan bertambahnya umur malah menambahkan catatan dosa kita._

_*Makanan barokah itu bukan yang komposisi yang serba mewah dan enak*_

_*Tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan dan mencukupi dalam hal gizi.*_

_Banyak dari makanan yang awalnya terasa mewah dan mahal harganya dan pada akhirnya mendatang penyakit kronis, seperti Kolestrol, gula darah, dll_.

_*Penghasilan barokah juga bukan selalu gaji yang besar dan selalu bertambah*_

_Tapi sejauh mana ia bisa mencari rezeki yang halal untuk menghidupi keluargannya yang lainnya_

_Dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut._

_Banyak orang yang mempunyai harta yang berlimpah tapi tidak mampu untuk bersedekah barang sedikit_

_Bukankah pada hakikatnya mereka adalah miskin karena selalu merasa kurang._

_*Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut*_

_*Atau setelah dewasa mereka sukses bergelar dan mempunyai pekerjaan dan jabatan hebat dan selalu dibangga-banggakan*_

_Tapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak di antara mereka ada yang lebih shalih dan tak henti-hentinya mendo'akan kedua Orang tuanya kelak._

_*Bukankah banyak anak- anak yang bersekolah tinggi tapi pada akhirnya ia menelantarkan kedua orang tuanya ?*_

_*Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah saja*_

_Karena tanah yang tandus dan gersang seperti Makkah Al- Mukarramah punya keutamaan di hadapan Allah SWT_

_Tiada yang dapat menandinginya dan bahkan warga disana tidak pernah kekurangan pangan dan air, subhanallah_

_*Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat gelar dan catatan kakinya*_

_Tapi ilmu yang barokah ialah yang mampu menjadikan manfaat bagi orang lain dan dengan ilmunya hingga orang-orang banyak terbantu yang menjadikan amal jariyah baginya._

_Banyak orang-orang yang mempunyai ilmu dengan bersekolah tinggi kemudian menduduki jabatan tinggi yang membuat dia terlibat korupsi dengan memanipulasi hak – hak orang lain yang akan menjadi bencana baginya didunia dan akhirat kelak._
  
_Semoga segala aktifitas kita didunia ini selalu mendapatkan hasil yang  barokah, Rezeki bukan hal banyak atau tidaknya materi tapi manfaat dibaliknya._

Wallahu a'lam.
Http://aguspijad.blogspot.com

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus