Ahlak karimah
بسم الله الرحمن الرحيم
" Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang "
*AKHLAK KARIMAH*
_Perilaku dan sikap baik dalam Islam sering disebut sebagai akhlak karimah, akhlak yang bagus._
_Akhlak yang baik tentu akan menyenangkan orang lain._
_Bukan hanya itu akhlak yang baik akan memperindah pemiliknya._
_Akhlak mempunyai kedudukan yang tinggi dalam Islam._
_Beberapa yang bisa disebutkan dalam masalah ini adalah, di antaranya :_
_*1. Berhubungan Erat dengan Iman*_
_Akhlak yang mulia termasuk salah satu cabang keimanan._
Sebagaimana disebutkan dalam hadits :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ. (روه البخاري ومسلم
“ _Iman itu lebih dari tujuh puluh atau lebih dari enampuluh._
_Yang paling utama adalah perkataan : “La ilaha illa Allah” dan yang terendah adalah membersihkan gangguan dari jalanan dan rasa malu adalah satu cabang dari iman._ ”
(Hadits muttafaqun ‘alaihi, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)
_Hadits tersebut menjelaskan bahwa malu termasuk dalam iman_
_Tentunya termasuk akhlak lainnya seperti sabar, jujur, syukur, pemurah, tawadhu’, dan tawakal berupa akhlak mulia, yang Allah ta’ala dan Rasulullah صلی الله عليه وسلم perintahkan dalam al-Quran dan as-Sunnah._
_Menjadi keyakinan ahlussunnah bahwa iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang._
_Kalau iman bertambah berarti orang tersebut melaksanakan cabang-cabang keutamaan akhlak yang mulia._
_Kalau iman turun berarti orang tersebut melakukan akhlak yang jelek._
_*2. Akhlak mengangkat derajat seorang muslim, setelah takwa*_
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ: اَكْمَلُ اْلمُؤْمِنِيْنَ اِيْمَانًا اَحْسَنُهُمْ خُلُقًا, وَ خِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ. احمد و الترمذى و صححه
_Abu Hurairah berkata,¥
“ _Rasulullah bersabda,_
‘ _*Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya*di antara mereka_
_Dan orang yang paling baik di antara kalian ialah orang yang paling baik terhadap istrinya_ .”
(HR. Ahmad dan Tirmidzi, Tirmidzi menilainya sebagai hadits sahih)
وعن أبي هُريرة رضيَ اللَّه عنه قال: سُئِلَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم عَنْ أَكثرِ مَا يُدْخلُ النَّاس الجَنَّةَ ؟ قال: « تَقْوى اللَّهِ وَحُسنُ الخُلُق (أخرجه الترمذ ىوقال: حديث حسن صحيح
_Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa suatu saat rasulullah pernah ditanya tentang *amal yang paling banyak membuat orang masuk surga*_
_Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,_
‘ _*Taqwa kepada Allah dan akhlak yang baik*_ ”
(Hadits Shahih riwayat Tirmidzi, juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Lihat Riyadhus Shalihin no. 627, tahqiq Rabbah dan Daqqaq)
_Dua hadits tersebut menunjukkan bahwa antara *takwa dan akhlak yang mulia tidak bisa dipisahkan*_
_Atau bisa dikatakan bahwa *hubungan antara Allah dan makhluk-Nya tidak bisa dipisahkan*_
كماقال صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: ( عن عائشة ، عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال: إن الرجل ليدرك بحسن خلقه درجة القائم بالليل الظامئ بالهواجر) أخرجه الطبراني عن أبي أمامة
_Aisyah mengabarkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,_
“ _*Dengan akhlak yang baik maka seseorang akan bisa mencapai derajat orang yang selalu shalat malam dan lapar di waktu siang*_ ”
(HR.Thabrani)
_*3. Akhlak mulian akan mendekatkan seseorang dengan Rasulullah صلی الله عليه وسلم di akhirat kelak*_
عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَنَّهُ قَالَ: إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالْمُتَشَدِّقُونَ فون وَالْمُتَفَيْهِقُونَ. (روه الترمذى
“ _*Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kedudukannya denganku di hari kiamat kelak adalah orang yang terbaik akhlaknya*_ .
_Dan orang yang *paling aku benci* dan *paling jauh* dariku pada hari kiamat kelak adalah *tsartsarun* (orang yang banyak bicara), *mutasyaddiqun* (orang yang berpura-pura fasih) dan *mutafaihiqun*_ .’
_Sahabat berkata,_
‘ _Ya Rasulullah …_
_Kami sudah tahu arti tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa *arti mutafaihiqun* ?_ ’
_Beliau menjawab,_
‘ _*Orang yang sombong (ujub)*_ .’
(HR. Tirmidzi no. 2018, ia berkata ‘hadits ini hasan gharib’. Hadits ini disahihkan oleh Al-Albani dalam kitab Shahih Sunan Tirmidzi)
_Tentunya kita kaum muslimin berharap di akhirat nanti bisa dekat dengan Rasul_
_Untuk merealisasikan hal tersebut, di samping usaha-usaha syar’i, kita harus berdoa agar Allah memudahkan dan memberi hidayah irsyad dan taufiq, sehingga bisa melaksanakan di dunia dan mendapatkan yang kita harapkan di akhirat. Aamiin...
_*4. Akhlak yang baik memperberat timbangan di akhirat*_
وَعَنْ أَبِي اَلدَّرْدَاءِ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَا مِنْ شَيْءٍ فِي اَلْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ اَلْخُلُقِ ) أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَه
_Abu Darda' radhiyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,_
" *_Tidak ada suatu amal perbuatan pun dalam timbangan yang lebih berat daripada akhlak yang baik_* ."
(Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits sahih)
_*5. Rasulullah diutus untuk menyempurnakan Akhlak*_
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
إِنَّمَابُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
“ _Sesungguhnya aku *hanya diutus* untuk *menyempurnakan akhlak yang mulia*_ ”
(Hadits shahih lighairihi ini diriwayatkan oleh Ahmad bin Hambal dengan lafadz ini dalam Musnad-nya 2/381, Imam Al Haakim dalam Mustadrak-nya 2/613, dan Imam Al Bukhari dalam kitabnya Adabul Mufrad no. 273)
_Wallahua'lam_
Order pijat TLP Agus pijat:082230962348.
Alamat dusun kerajan rt14,rw04 desa jatiguwi kecamatan Sumberpucung.
Malang.
Trapis pijat tunanetra berijazah.
Http://aguspijad.blogspot.com