Edisi pembahasan kedudukan ahklak
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
*(MASIH ... ) KEDUDUKAN AKHLAK*
هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
" _Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka,_
_Yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka,_
_Mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah)._
_Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata_ "
(Al-Jumuah : 2)
_Allah memberi anugerah kepada orang beriman dengan mengutus nabi untuk mengajari mereka tentang Al-Qur`an dan mensucikan mereka._
_*Yang dimaksud dengan mensucikan* adalah *membersihkan hati mereka dari syirik dan akhlak tercela* seperti dendam dan iri hati dan membersihkan perkataan dan perbuatan mereka dari kebiasaan yang buruk._
_Nabi Muhammad bersabda dengan jelas,_
إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.
“ _*Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia*_ ”
(Al-Baihaqi, no. 21301)
_*Akhlak adalah tujuan utama diangkatnya Nabi Muhammad menjadi nabi yang diutus kepada manusia*_
_Jadi salah satu sebab diangkatnya Nabi Muhammad SAW menjadi nabi adalah untuk memperbaiki akhlak individu dan masyarakat._
_*Akhlak merupakan bagian tak terpisahkan dari iman dan akidah*_
Ketika Rasulullah SAW ditanya :
“ _*Siapakah orang beriman yang paling utama imannya ?*_ ”
Maka beliau menjawab,
“ _*Yang paling baik akhlaknya*_ .”
(HR. At-Tirmidzi, no. 1162 dan Abu Dawud, no. 4682)
_Allah telah menamakan iman dengan kebaikan dalam firman-Nya :_
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا ۖ وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ
_*Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan*_
_Akan tetapi sesungguhnya *kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi*_
_Dan *memberikan harta yang dicintainya* kepada *kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta;*_
_*Dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat*_
_Dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan._
_*Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa*_
(Al-Baqarah: 177)
_Kata “al-birr” merupakan nama bagi semua jenis kebaikan, mulai dari akhlak, perkataan dan perbuatan._
_Karenanya, Nabi Muhammad SAW bersabda,_
“ _*Yang disebut dengan al-birr (kebaikan) adalah akhlak yang baik*_ ”
(HR. Muslim, no. 2553)
_*Akhlak berkaitan dengan semua bentuk ibadah*_
_Maka dapat kita saksikan, bahwa *setiap kali Allah memerintahkan suatu ibadah*_
_Dia juga mengingatkan pada *Tujuan akhlaknya*_
_Dan *pengaruhnya bagi jiwa dan masyarakat*_
Contohnya sangat banyak, antara lain :
_*Shalat* :_
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
_Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat._
_*Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.*_
_Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)._
_Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan._
(Al-‘Ankabut: 45)
_*Zakat* :_
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
_Ambillah zakat dari sebagian harta mereka,_
_*Dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka*_
_Dan mendoalah untuk mereka_
_Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka._
_Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui_
(At-Taubah: 103)
_Walaupun hakikat zakat adalah berbuat kebaikan bagi manusia tetapi tujuan lainnya adalah mendidik jiwa dan membersihkannya dari akhlak yang buruk._
_*Puasa* :_
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
_Hai orang-orang yang beriman,_
_*Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa*_
(Al-Baqarah: 183)
_Jadi tujuan dari puasa adalah agar bertakwa kepada Allah dengan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya._
_Karena itu Nabi Muhammad SAW bersabda,_
“ _Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan jahat dan melakukannya maka tidak ada bagi Allah keperluan darinya untuk meninggalkan makan dan minumnya (yakni Allah tidak menerima puasanya)_ ”
(HR. Al-Bukhari, no. 1804)
_*Barangsiapa yang puasanya tidak mengubah akhlaknya terhadap manusia maka berarti puasanya belum mencapai target yang sesungguhnya*_
_*Banyak keutamaan dan pahala besar yang diberikan Allah kepada orang yang berakhlak mulia*_
_Dalil-dalil yang menunjukkan hal itu sangat banyak baik dari al-Qur’an dan hadits, di antaranya :_
_*Akhlak mulia menjadi pemberat timbangan amal shalih pada hari kiamat*_
_Nabi Muhammad SAW bersabda,_
“ _*Tidak ada sesuatu yang lebih berat daripada akhlak mulia* yang disimpan di timbangan nanti._
_Sesungguhnya orang yang berakhlak mulia akan sederajat dengan orang yang berpuasa dan menunaikan shalat_ ”
(HR. At-Tirmidzi, no. 2003)
_*Akhlak mulia merupakan sebab utama bagi seseorang untuk masuk surga*_
_Nabi Muhammad SAW bersabda,_
“ _*Kebanyakan orang masuk surga karena takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia*_ ”
(HR. At-Tirmidzi, no. 2004, dan Ibnu Majah, no. 4246)
_*Orang yang berakhlak mulia adalah orang yang paling dekat tempatnya dari Rasulullah SAW pada Hari Kiamat*_
Rasulullah SAW bersabda,
“ _*Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat posisinya dariku pada hari kiamat nanti adalah yang paling mulia akhlaknya*_ ”
(HR. At-Tirmidzi, no. 2018)
_*Di surga nanti, orang yang berakhlak mulia akan berada di tempat paling tinggi dan dijamin oleh Rasulullah SAW*_
_Nabi Muhammad SAW bersabda,_
“ _Aku akan memberikan jaminan sebuah rumah di pinggir surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan sekalipun dia benar_
_Dan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta sekalipun dia bercanda_
_Serta *rumah di bagian atas surga bagi orang yang akhlaknya bagus*_ ”
(HR. Abu Dawud dalam As-Sunan, no. 4800)
_Wallahua'lam_
Order pijat TLP 082230962348.
Agus pijat.
Alamat dusun kerajan rt14,rw04 desa jatiguwi kecamatan Sumberpucung Malang.
Http://aguspijad.blogspot.com