Kisah nabi Muhammad bagian 100
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”
_*Alhamdulillah, edisi special,100 hari dengan sabar kita menapak kehidupan Rasulullah SAW. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan meneladani Rasulullah SAW*_
*KISAH RASULULLAH ﷺ*
Bagian 100
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد
*Mengejar Musuh*
_Rasulullah ﷺ mengetahui bahwa orang-orang penyembah berhala, kaum munafik dan orang-orang Yahudi mulai menertawakan kekalahan kaum muslimin pada perang Uhud._
_"Muhammad bilang kalau perang Badar itu merupakan tanda kekuasaan Tuhan mereka atas kerasulannya maka apa pula pertanda peristiwa Uhud itu ?"_
_Sesuatu harus dilakukan agar kewibawaan kaum muslimin akan kuat seperti sedia kala._
_Sehari setelah perang Uhud Rasulullah ﷺ memerintahkan seorang muadzin nya untuk kembali mengumpulkan pasukan._
_Namun hanya pasukan Uhud saja yang boleh ikut._
_Tujuannya untuk memburu pasukan Abu Sufyan yang belum lagi tiba di Mekah._
_Berita keberangkatan kaum muslimin itu dengan cepat sampai ke telinga Abu Sufyan._
_Seketika itu juga ketakutan melanda pasukan Mekah mereka mengira kaum muslimin berangkat dari Madinah dengan bantuan baru._
_Padahal mereka masih berada di Rauha, jauh dari Mekkah._
_Sementara pasukan Madinah sudah sampai di Hambra Al-Assad._
_Kemudian lewatlah Ma'bad Al Khuza'i yang saat itu belum masuk Islam._
_Ia baru saja melewati tempat pasukan Madinah berkemah._
_Abu Sufyan bertanya tentang keadaan pasukan muslim Ma'bad menjawab,_
_"Muhammad dan sahabat-sahabatnya sudah berangkat mau mencari kamu dalam jumlah yang belum pernah kulihat semacam itu._
_Orang-orang yang dulunya tidak ikut, sekarang menggabungkan diri dengan dia._
_Mereka semua terdiri atas orang-orang yang sangat geram kepada orang-orang yang hendak membalas dendam !"_
_Kebingungan melanda Abu Sufyan Apa yang harus saya lakukan sekarang ini._
_Orang Arab pasti akan mencemooh apabila sekarang pasukan Quraisy mundur begitu saja._
_Padahal baru saja mereka merebut kemenangan._
_Namun apabila mereka memaksakan diri kembali menghadapi kaum muslim, Abu Sufyan yakin mereka tidak akan mampu menghadapi kemarahan musuh._
_Karena itu Ia melakukan sebuah siasat licik._
_Abu Sufyan menitipkan pesan kepada kafilah suku Abdul Qais yang sedang menuju Madinah, kafilah Itu diminta memberitakan bahwa pasukan Quraisy akan menemui pasukan Islam di Hambra Al-Assad dan akan menyerang habis-habisan._
_Mendengar itu, Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya menunggu tiga hari sambil menyalakan api unggun._
_Namun pada saat yang sama orang-orang Quraisy terus pulang ke Mekah._
*Pasukan Abu Salamah*
_Pasukan muslim kembali ke Madinah. Kewibawaan pihak muslim sedikit terangkat karena ternyata musuh tidak berani kembali untuk menghadapi mereka._
_Akan tetapi, segera tersiar berita bahwa Tulaihah dan Salamah bin khuwailid sedang menggerakkan Banu Assad untuk menyerang Madinah dan menggempur Rasulullah ﷺ sampai ke rumahnya sendiri._
_Selain itu tujuan Banu Assad adalah untuk merampas ternak kaum muslimin yang digembalakan di ladang-ladang sekeliling Madinah._
_Rasulullah ﷺ segera bertindak, beliau memanggil Abu Salamah bin Abdul Asad._
_Beliau yang memerintahkan Abu Salamah membawa 150 pasukan._
_Rasulullah ﷺ menyuruh agar pasukan hanya berjalan pada malam hari dan siangnya bersembunyi._
_Mereka harus menempuh jalan yang tidak biasa dilalui orang._
_Abu Salamah berangkat dan melaksanakan perintah perang Rasulullah ﷺ secermat dan secepat mungkin._
_Ia pun berhasil._
_Mereka menyergap musuh yang sedang dalam keadaan tidak siap._
_Pagi buta itu rasa takut menyumbat kerongkongan Banu Assad karena tiba-tiba saja tanpa peringatan, pekik takbir membahana dan pasukan muslim menyerang tenda-tenda mereka._
_Banu Assad berusaha bertahan sekuat dan selama mungkin, namun gagal._
_Mereka mundur sambil membawa apa pun yang bisa dibawa._
_Setelah menguasai perkemahan musuh, Abu Salamah mengirimkan dua pasukan pengejar._
_Sementara itu ia dan pasukan ketiga menjaga perkemahan._
_Pasukan pengejar kembali dengan membawa harta rampasan._
_Seperti yang sudah diatur dalam Islam seperlima harta rampasan itu diberikan untuk Rasulullah ﷺ, orang-orang miskin, dan orang orang yang kehabisan bekal di perjalanan._
_Sisanya dibagikan kepada anggota pasukan._
_Setelah itu mereka kembali ke Madinah dengan membawa kemenangan._
_Hanya saja Abu Salamah tidak hidup lebih lama, sesudah itu, luka-lukanya pada perang Uhud kembali ternganga dan ia syahid karenanya._
*Judi dan Minuman Keras*
_Setelah Yahudi Bani Qainuqa diusir, Yahudi Bani Nadhir ingin mewarisi pasar Bani Qainuqa._
_Namun kesempatan itu sudah tertutup oleh pasar kaum muslimin yang berkembang sedemikian besar, maka dari itu Bani Nadhir pun melakukan cara lain untuk meraih kemakmuran._
_Mereka membuka rumah-rumah judi._
_Di tempat itu juga disediakan banyak sekali minuman keras._
_Saat itu Rasulullah ﷺ belum melarang judi dan khamer._
_Karena itu banyaklah para lelaki muslim yang datang ke rumah-rumah judi._
_Mereka banyak menghabiskan uang untuk berjudi, meminum khamer sampai mabuk._
_Para lelaki muslim ini masih terguncang oleh kekalahan pada perang Uhud dan lepasnya harta rampasan yang sudah mereka kumpulkan._
Bersambung
_*Wallahua'lam*_