Kisah nabi Muhammad bagian 86
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”
*KISAH RASULULLAH ﷺ*
Bagian 86
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد
_Mereka kemudian menangis dan saling berangkulan antara kaum Aus dan kaum Khazraj, kemudian meninggalkan tempat bersama Rasulullah ﷺ dengan penuh ketaatan._
_Allah telah memadamkan dari mereka tipu daya musuh Allah, Ibnu Qais._
_Itulah, apa yang dilakukan dan diupayakan oleh Yahudi untuk menimbulkan keresahan dan permusuhan di tengah-tengah kaum muslim, dan menghalangi jalan dakwah islam._
_Dalam hal ini mereka memiliki berbagai program._
_Mereka menebarkan berbagai isu, beriman pada pagi hari dan kufur di sore harinya, untuk menanamkan benih-benih keraguan di dalam hati kaum yang lemah._
_Mereka mempersempit jalan-jalan kehidupan terhadap orang yang memiliki hubungan keuangan dengan mereka._
_Apabila mereka mempunyai tanggungan hutang kepada orang mukmin dan tidak dapat melunasinya mereka mengatakan sesungguhnya hutangku kepadamu hanya kubayar ketika kamu masih berada di atas agama nenek moyangmu, apabila kamu telah keluar dari agama nenek moyangmu tidak akan kubayar lagi._
_Mereka melakukan itu sebelum Perang Uhud sekali pun mereka terikat perjanjian dengan Rasulullah ﷺ._
_Rasulullah dan para sahabat tetap bersabar atas hal itu semua, agar mereka mau sadar, di samping untuk mewujudkan keamanan di dalam negeri._
_Tetapi, mereka tidak melihat bahwa Allah telah menolong orang-orang yang beriman di medan Badar dan mereka telah memiliki kekuatan dan kewibawaan orang-orang yang jauh maupun yang dekat._
_Maka mereka menyatakan kejahatan dan permusuhannya secara terang-terangan._
_Orang Yahudi yang paling dengki dan paling jahat adalah saat Kaab bin Asyraf, sebagaimana halnya Bani Qainuqa merupakan kelompok yang paling jahat di antara ketiga kelompok Yahudi._
_Bani Qainuqa tinggal di dalam Madinah._
_Profesi mereka adalah tukang sepuh dan pembuat bejana._
_Dengan profesi tersebut setiap orang dari mereka memiliki alat-alat perang._
_Jumlah prajurit mereka adalah 700 orang._
_Mereka adalah Yahudi Madinah yang paling berani dan Yahudi pertama yang melanggar perjanjian._
_Ketika Allah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin di Badar, ulah mereka semakin brutal._
_Mereka membangkitkan keributan dengan mencela dan mengganggu setiap muslim yang mendatangi pasar mereka, sampai mereka berani mengganggu para wanita kaum muslimin._
_Tatkala kejahatan mereka sudah memuncak, Rasulullah ﷺ mengumpulkan mereka, menasehati mereka, dan mengajak mereka kepada kebenaran._
_Tetapi kejahatan dan kesombongan mereka semakin menjadi._
_Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dari jalur Ibnu Abbas رضي الله عنه berkata,_
_"Setelah Rasulullah ﷺ berhasil menundukkan orang-orang Quraisy dalam Perang Badar, beliau mengumpulkan orang-orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa dan berkata,_
_"Wahai orang-orang Yahudi, masuklah kedalam Islam sebelum kalian ditimpa oleh apa yang telah menimpa kaum Quraisy."_
_Mereka mengatakan,_
_"Hai Muhammad, Janganlah Engkau membanggakan kemenangan terhadap kaum Quraisy mereka itu tidak mengerti ilmu peperangan._
_Seandainya kami yang Engkau hadapi dalam peperangan niscaya Engkau akan mengetahui siapa sebenarnya kami._
_Kemudian Allah تَعَالَى menurunkan ayat_
قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
_Katakanlah kepada orang-orang yang kafir:_
_Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahannam._
_Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya._
Surah Ali 'Imran (3:12)
قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا ۖ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُمْ مِثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ ۚ وَاللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِأُولِي الْأَبْصَارِ
_Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur)._
_Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka._
_Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya._
_Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati._
Surah Ali 'Imran (3:13)
_Makna jawaban dari Bani Qainuqa itu merupakan pernyataan terbuka untuk berperang, tetapi Nabi ﷺ menahan amarahnya dan bersabar, demikian pula kaum muslimin._
_Mereka menunggu sampai orang-orang Yahudi berbuat kejahatan melampau batas._
_Orang-orang Yahudi dari Bani Bani Qainuqa bertambah berani._
_Tidak lama kemudian mereka berbuat kerusuhan di Madinah._
_Mereka berusaha untuk membinasakan kaum Muslimin dan menutup celah-celah kehidupan mereka._
_Diriwayatkan oleh Ibnu Hisyam dari Abu Aun bahwasanya seorang wanita Arab datang ke pasar Bani Qainuqa untuk menjual barang dagangannya._
_Dia mendatangi tukang sepuh dan duduk di sana._
_Tiba-tiba beberapa orang Yahudi menginginkan wanita itu untuk membuka penutup mukanya._
_Tetapi wanita itu menolak._
_Tanpa diketahui oleh wanita itu secara diam-diam tukang sepuh itu menyangkutkan ujung pakaian yang menutup seluruh tubuh wanita Arab itu pada bagian punggungnya._
_Ketika wanita itu berdiri terbukalah aurat bagian belakangnya_
_Orang-orang Yahudi yang melihatnya tertawa terbahak-bahak._
_Wanita itu kemudian berteriak meminta pertolongan._
_Mendengar teriakan itu salah seorang dari kaum Muslimin menyerang tukang sepuh Yahudi itu dan membunuhnya._
_Orang-orang Yahudi yang berada di tempat itu kemudian mengeroyoknya dan membunuhnya._
_Peristiwa itulah yang menyebabkan terjadinya peperangan antara kaum muslimin dan orang-orang Yahudi dari Bani Qainuqa._
_Melihat peristiwa biadab yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dari Bani Qainuqa, Rasulullah hilang kesabaran._
_Beliau menyerahkan urusan Madinah kepada Abu Lubabah bin Abdul Mundzir, menyerahkan bendera kaum muslimin kepada Hamzah bin Abdul Mutholib, dan bersama tentara Allah beliau berangkat menuju Bani Qainuqa._
_Ketika Yahudi dari Bani Qainuqa melihatnya, mereka segera berlindung di dalam benteng benteng mereka._
Bersambung
_*Wallahua'lam*_