Ilmu ulasan islami

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillahirrahmanirrahim sahabat Fillah
>> Keutamaan Ilmu atas Semua Kelezatan Dunia 📖

Dua kelezatan yang manusia tidak pernah puas dengannya: kelezatan ilmu dan kelezatan dunia dengan berbagai jenisnya.

Dari Anas radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْهُومَانِ لَا يَشْبَعَانِ مَنْهُومٌ فِي الْعِلْمِ لَا يَشْبَعُ مِنْهُ وَمَنْهُومٌ فِي الدُّنْيَا لَا يَشْبَعُ مِنْهَا

Ada dua golongan orang yang rakus (pada sesuatu) yang tidak pernah merasa kenyang, pertama: orang yang rakus terhadap ilmu, kedua: orang yang rakus terhadap dunia. [HR.Al-Hakim, dishahihkan Al-Albani dalam Ta'liq Al-Misykah: no.260]

Dari kedua kelezatan itu, kelezatan ilmulah yang paling lezat.

Berkata Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

ﻭﻻ ﺭﻳﺐ ﺃﻥ ﻟﺬﺓ اﻟﻌﻠﻢ ﺃﻋﻈﻢ اﻟﻠﺬاﺕ.

Tidak diragukan lagi bahwa kelezatan ilmu adalah kelezatan yang paling lezat. [Majmu Al-Fatawa:14/162] 📚

Berkata Al-Allamah Muhammad Al-Imam hafidzahullah setelah beliau menyebutkan jenis-jenis manusia dalam menyukai kelezatan tertentu:

فهذه الشهوات والملذات كلها لا تساوي لذة العلم الشرعي.

Semua syahwat dan kelezatan ini tidaklah menyamai lezatnya ilmu syar'i. [Raf'ul-Ilmi:18] 📚

Berkata Al-Allamah Muhammad ibn Abdirrahman Al-Wushãbi rahimahullah:

ما لذة الناس في الدنيا بأجمعهم
ولا الملوك وأهل اللهو والطرب

كلذتي في طلاب العلم يا ولدي
فالعلم معتمدي حقا ومكتسبي

Tidaklah kelezatan (yang ada pada) manusia di dunia seluruhnya.
Tidak juga (kelezatan yang ada pada) para Raja dan para pecinta hiburan dan musik,
Seperti lezatnya diriku dalam meraih ilmu wahai anakku.
Ilmu adalah peganganku dan kehidupanku yang sebenarnya.

📚 [Raf'ul-Ilmi:18]

Wahai saudaraku, kelezatan ilmu tersebut tidaklah diraih kecuali mereka yang sungguh-sungguh menuntutnya dengan ikhlas kepada Allah.

Oleh karena itu, masyhur dari Imam Ahmad bahwasanya beliau berkata:

العلم لا يعدله شيء لمن صحت نيته.

Ilmu itu tidak ada sesuatu pun yang menyamainya bagi orang yang bagus niatnya (dalam menuntutnya).

📚 [Lafaz ini dinukil oleh syaikh Al-Utsaimin dalam Kitabul-Ilmi:22, dan yang semakna oleh ibnu Muflih dalam Al-Adab Asy-Syar'iyyah:2/38]Keutamaan orang-orang yang berdzikir sebagaimana firman Allah ta'alaحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ أَنَا مَعَ عَبْدِي إِذَا هُوَ ذَكَرَنِي وَتَحَرَّكَتْ بِي شَفَتَاهُ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mush'ab dari Al Auza'i dari Isma'il bin 'Ubaidillah dari Ummu Darda` dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: Aku bersama hamba-Ku apabila dia berdzikir kepada-Ku, dan selama kedua bibirnya bergerak menyebut nama-Ku.
Pahala al-quran sebagaimana firman Allah ta'alaحَدَّثَنَا أَبُو مَرْوَانَ مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الْعُثْمَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ قَسَمْتُ الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي شَطْرَيْنِ فَنِصْفُهَا لِي وَنِصْفُهَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَءُوا يَقُولُ الْعَبْدُ
{ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ }
فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ حَمِدَنِي عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ فَيَقُولُ
{ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ }
فَيَقُولُ أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ يَقُولُ
{ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ }
فَيَقُولُ اللَّهُ مَجَّدَنِي عَبْدِي فَهَذَا لِي وَهَذِهِ الْآيَةُ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ يَقُولُ الْعَبْدُ
{ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ }
يَعْنِي فَهَذِهِ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ وَآخِرُ السُّورَةِ لِعَبْدِي يَقُولُ الْعَبْدُ
{ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ }
فَهَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

Telah menceritakan kepada kami Abu Marwan Muhammad bin Utsman Al 'Utsmani telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abu Hazim dari Al 'Ala` bin Abdurrahman dari ayahnya dari Abu Hurairah dia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Allah Azza Wa Jalla berfirman: Aku telah membagi shalat antara Diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua bagian, sebagiannya adalah untuk-Ku dan sebagian yang lain untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku segala yang dimohonkannya. Abu Hurairah berkata; kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Bacalah, jika seorang hamba membaca Al hamdulillahi rabbil 'alamin (segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam), maka Allah akan menjawab; Hamba-Ku telah memuji-Ku dan bagi hamba-Ku segala yang dimohonkannya. Ketika hamba membaca; Arrahmanir rahiim (yang Maha pengasih lagi Maha penyayang),  Maka Allah menjawab; Hamba-Ku telah memuliakan-Ku dan bagi hamba-Ku segala yang di mohonkannya. Lalu ketika hamba itu membaca; Maaliki yaumiddin (Yang menguasai hari pembalasan). Maka Allah akan menjawab; Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku, dan sesungguhnya sifat ini adalah milik-Ku. Dan ayat ini di bagi menjadi dua bagian, antara Aku dan hamba-Ku. Jika seorang hamba membaca; Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin (hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan). Itu berarti perkara ini adalah perkara antara Aku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku segala yang di mohonkannya. Adapun akhir surat ini adalah untuk hamba-Ku. Jika seorang hamba membaca; Shirathalladziina 'an'amta 'alaihim ghairil maghdzuubi 'alaihim walad dzzaallin (yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang di murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Maka bacaan ini adalah untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku segala yang di mohonkannya.
Agus pijat contact person 0822 3096 2348 alamat: dusun Krajan RT 14 RW 04 desa jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang Jawa timur lokasi Google maps ketik: Agus pijat jatiguwi
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Postingan populer dari blog ini

Cara prosedur pengurusan stpt surat terdaftar pengobatan tradisional

Pitungan jawa bab jejodohan edisi kejawen

Ciri ciri laki laki mencintai dengan tulus